Romadhon tiba romadhon tiba ….
Alhamdulillah, kita semua masih bias bertemu dengan bulan
penuh barokah,bulan pennghapus dosa, bulan dimana kita berlomba mendulang
pahala si malam SERIBU BULAN.
Bulan Romadhon = Puasa =Tarawih yap TARAWIH
Wokeh para blog mania saat ini kita bahas tentang tarawih
dulu yuk, Tarawih yang dimana suatu solat yang dilaksanakan sesudah isya dan
sebelum subuh
Tarawih sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya
bersenang-senang.
Wahhhh kace ya, ibadah solat tarawih ini ISTIMEWA banget
lho! Gimana enggak coba solat ini Cuma bias dilakukan di bulan romadhon, kalo
soal pahala duh please deh gak usah ditanya, bejibun banget.
Oh iy sebenernya isi blog ini mau tentang Fadhilah ato
keutamaan dari si solat tarawih ini, INGAT membaca ini bias menimbulkan efek
gak mau lewat solat tarawih (setidaknya bagi gue tapi gue harap lo yang pada baca juga kayak gitu ) ;)
Fadhilah yang paling penting nih dari solat tarawih yang pasti tumpukan pahalanya itu lho, secara gitu ya bulan romadhon itu pahalanya dikali kali kali kali kaliiii lipatkan.
selain itu juga secara logika gitu ya, satu huruf dalam membaca bacaan al qur'an udah dapet pahala, lha solat tarawih itu rakaatnyakan lumayan + witirnya juga wihhh gak bakalan keitung deh.
nah setelah tanya sana sini ini hadist yg solid tentang ISTIMEWAnya si solat TARAWIH"
Keutamaan Pertama:
Allah Ta’ala akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu bagi siapa saja yang melakukan sholat Tarawih dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dan ridho Allah semata. Bukan karena riya’ dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar amal kebaikannya oleh orang lain.
Hal ini berdasarkan hadits SHOHIH berikut ini:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلّم : « مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ »
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (yakni sholat malam pada bulan zromadhon) karena iman dan mengharap pahala dan ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. al-Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah sholat Tarawih.”
Ibnul Mundzir rahimahullah menerangkan berdasarkan nash (tekstual) hadits ini bahwa yang dimaksud “pengampunan terhadap dosa-dosa yang telah lalu dalam hadits ini adalah bisa mencakup dosa besar dan dosa kecil.
Sedangkan imam An Nawawi mengatakan bahwa yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil saja. Karena dosa-dosa besar tidaklah diampuni dengan sebab melakukan amal-amal Sholih, akan tetapi hanya dengan melakukan taubah Nasuha, yakni taubah yang sempurna.
Keutamaan Kedua:
Barangsiapa melaksanakan sholat Tarawih berjamaah bersama imam hingga selesai, maka akan dicatat baginya pahala seperti orang yang melakukan qiyamul lail semalam penuh.
Hal ini berdasarkan Hadits Shohih berikut ini:
Dari Abu Dzar rdhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda:
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
“Sesungguhnya barangsiapa yang shalat (Tarawih) bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyamul lail satu malam penuh.” (HR. An-Nasai no.1605, At-Tirmidzi no.806, Ibnu Majah no.1327, dan selainnya. Dan hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh At-Tirmidzi dan Syaikh al-Albani dalam Irwa’ Al-Gholil no. 447).
Fadhilah yang paling penting nih dari solat tarawih yang pasti tumpukan pahalanya itu lho, secara gitu ya bulan romadhon itu pahalanya dikali kali kali kali kaliiii lipatkan.
selain itu juga secara logika gitu ya, satu huruf dalam membaca bacaan al qur'an udah dapet pahala, lha solat tarawih itu rakaatnyakan lumayan + witirnya juga wihhh gak bakalan keitung deh.
nah setelah tanya sana sini ini hadist yg solid tentang ISTIMEWAnya si solat TARAWIH"
Keutamaan Pertama:
Allah Ta’ala akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu bagi siapa saja yang melakukan sholat Tarawih dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dan ridho Allah semata. Bukan karena riya’ dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar amal kebaikannya oleh orang lain.
Hal ini berdasarkan hadits SHOHIH berikut ini:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلّى الله عليه وسلّم : « مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ »
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (yakni sholat malam pada bulan zromadhon) karena iman dan mengharap pahala dan ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. al-Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah sholat Tarawih.”
Ibnul Mundzir rahimahullah menerangkan berdasarkan nash (tekstual) hadits ini bahwa yang dimaksud “pengampunan terhadap dosa-dosa yang telah lalu dalam hadits ini adalah bisa mencakup dosa besar dan dosa kecil.
Sedangkan imam An Nawawi mengatakan bahwa yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil saja. Karena dosa-dosa besar tidaklah diampuni dengan sebab melakukan amal-amal Sholih, akan tetapi hanya dengan melakukan taubah Nasuha, yakni taubah yang sempurna.
Keutamaan Kedua:
Barangsiapa melaksanakan sholat Tarawih berjamaah bersama imam hingga selesai, maka akan dicatat baginya pahala seperti orang yang melakukan qiyamul lail semalam penuh.
Hal ini berdasarkan Hadits Shohih berikut ini:
Dari Abu Dzar rdhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda:
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
“Sesungguhnya barangsiapa yang shalat (Tarawih) bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyamul lail satu malam penuh.” (HR. An-Nasai no.1605, At-Tirmidzi no.806, Ibnu Majah no.1327, dan selainnya. Dan hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh At-Tirmidzi dan Syaikh al-Albani dalam Irwa’ Al-Gholil no. 447).
oh ya para blog mania, sebenernya tulisan blog ini udah di sunting, abis pas tanya sana sini, hadist yg gue pake yg solid gak oke gitu, jadi ya gini aja ya, pokoknya bulan ramodhon tanpa solat tarawih bagai sayur tanpa garam,bagai laut tanpa air,bagai aku tanpa kamu *eaaa
Inget juga kawan, niatkan semuanya karena Allah swt, dan lakukan dengan ikhlas dan perasaan senang :D
Selamat bulan suci Romadhon,
Selamat Puasa
Selamat tarawih :D
NB: kalo ada kekeliruan dari catatan ini mohon pencerahan ya kawan
NB: kalo ada kekeliruan dari catatan ini mohon pencerahan ya kawan